Mengenal Penyebab Diare dan Cara Menghindarinya

 

Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang bisa dialami siapa saja. Diare dapat membuat feses menjadi lembek dan mempunyai intensitas buang air besar yang lebih sering dibandingkan biasanya. Apabila tidak diatasi dengan segera, diare dapat menimbulkan dehidrasi yang membuat kehilangan banyak cairan tubuh dan komplikasi lainnya.

Walaupun tidak berbahaya, akan tetapi sebaiknya atasi diare dengan segera. Selain mengatasi diare, Anda juga perlu mengenal penyebab diare terlebih dahulu sehingga bisa mencegahnya. Adapun beberapa hal yang menjadi penyebab mengalami diare dan cara mengatasinya dengan tepat adalah:

1. Jenis makanan diare

Hal pertama yang bisa menyebabkan diare adalah karena mengonsumsi makanan tertentu. Hal ini terutama bagi Anda yang mempunyai masalah pencernaan sebelumnya, sehingga mudah untuk mengalami diare sebagai salah satu gejala penyakit yang kambuh. Seperti misalnya bagi Anda yang mempunyai alergi laktosa bisa untuk menghindari susu yang menyebabkan diare. Selain itu jenis lainnya yang dapat menyebabkan diare sehingga bisa dihindari adalah makanan pedas, kopi, dan juga alkohol.

2. Infeksi

Penyebab yang menjadi alasan lainnya mengapa orang bisa mengalami diare adalah karena infeksi. Penyebab umum orang mengalami diare adalah karena infeksi bakteri, virus, dan juga parasit. Sehingga hal tersebut akan menyebabkan peradangan yang terjadi sehingga menyebabkan diare. Selain mengalami diare, apabila mengalami infeksi juga akan menyebabkan gejala lainnya yaitu muntah, mual, dan sakit perut. Untuk menghindari infeksi yang bisa terjadi tersebut caranya juga sangat mudah. Seperti dengan menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi, mencuci tangan sebelum makan, dan juga pastikan menggunakan peralatan makan yang bersih. Sebaiknya juga jangan jajan sembarangan di luar karena akan lebih terkena infeksi dari makanan yang diolah dengan kurang bersih atau kurang matang. Lebih baik membuat makanan sendiri dan menjaga agar mengonsumsi makanan yang terjamin higienis.

3. Radang usus besar

Penyebab selanjutnya mengapa bisa mengalami diare adalah radang usus besar. Hal ini disebutkan oleh Medical News Today yang membahas mengenai penyakit radang usus besar yang bisa menyebabkan diare. Selain diare, penyakit ini juga bisa menimbulkan gejala lainnya yang perlu diwaspadai yaitu nafsu makan menjadi menurun, sakit perut, iritasi mata dan kulit, dan mengalami kelelahan.

4. Dumping syndrome

Penyebab diare keempat adalah dumpin syndrome yang juga perlu diperhatikan. Kondisi ini dapat terjadi ketika makanan yang bergerak terlalu cepat sehingga tentu saja akan mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan diare. Hal ini biasanya akan dialami pasca melakukan operasi penurunan berat badan. Sehingga akan membuat kondisi dumping syndrome yang menyebabkan diare. Selain diare, dumping syndrome juga akan dapat membuat sakit perut, mual, muntah, dan juga detak jantung yang tidak beraturan.

5. Fibrosis kistik dan hipertiroidisme

Penyebab terakhir mengapa seseorang bisa mengalami diare adalah karena fibrosis kistik dan hipertiroidisme. Fibrosis kistik merupakan penyakit yang bisa menimbulkan penumpukan lendir dalam paru-paru. Sehingga hal tersebut akan menyebabkan masalah pencernaan termasuk juga diare. Hipertiroidisme juga akan menyebabkan diare karena mempunyai kondisi kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Sehingga hal tersebut akan membuat masalah seperti diare dan mood yang tidak stabil.

Untuk mengatasi atau mengurangi resiko mengalami diare karena mengalami kondisi ini bisa untuk melihat referensi di Diarepedia. Tempat ini juga menjadi tempat terbaik untuk membaca mengenai informasi lebih lainnya mengenai Diare, mengenai obat diare yang tepat, cara mengatasi, dan mencegah diare dengan tepat.

Saya juga dapat banyak informasi dan tips menarik di sana misalnya obat yang tepat untuk mengatasi diare seperti oralit, bahan – bahan alami untuk diare, dan obat yang menurut saya paling bisa membantu saya untuk mengatasi diare adalah entrostop.

Saat sedang diare kerja dari entrostop ini sangat cepat untuk stop BAB yang disebabkan oleh saya yang suka makanan pedas ini, saya senang bisa membaca info dan tips mengenai penyakit diare dari diarepedia ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini.